Blog manajemen dan strategi trading yang berbasis analisa teknikal terutama untuk trading online forex/valas. Selain itu strategi ini bisa juga diimplementasikan untuk trading online di emas/perak, indeks saham, dan komoditas. Pembaca blog dapat membuka history trading untuk melihat bagaimana hasil implementasi dari sistem trading ini.
Senin, 19 Maret 2012
MENGENAL TEORI BILL WILLIAM
Bill Williams adalah seorang pakar teknikal/chartis yang mengembangkan konsep ChaosTheory dan efek istimewa yang terjadi di dalam pasar/market yang kemudian dikenal sebagai Teori dinamis non linear.
Dinamis non linear adalah mendeskripsikan perilaku pergerakan harga pasar tertentu yang mungkin menunjukkan dinamika yang sangat sensitif terhadap kondisi awal. Setiap analis hanya dapat mengira-ngira penyebab pergerakan harga. Karena tidak ada satupun analis teknikal maupun fundamental yang mampu menjelaskan dengan pasti, Berdasarkan keputusan apakah para pemegang mayoritas volume pasar dalam menentukan arah transaksinya?
Teori bill williams ini kemudian diaplikasikan kedalam sistem trading yang kemudian dikenal sebagai “Sistem Profitunity”.
Sistem Profitunity yang diciptakan Mr. Williams ini diakui trader-trader sebagai sistem trading yang sejajar dengan Western System Trading ataupun Japanesse Candlestick yang telah lebih dahulu dikenal ratusan tahun lamanya.
Bagi yang belum mengetahui, Western Trading System biasa kita kenal dengan indikator-indikator yang lumayan banyak seperti MACD, RSI, Stochastic, Bollinger Band, Elliot Wave, Chart Pattern dan lain-lain.
Japanesse Candlestick merupakan sistem trading berdasarkan peperangan antara penjual dan pembeli yang dilambangkan oleh bentuk candlestick (lilin). Candlestick digunakan para pedagang beras di Jepang untuk mengamati dan menganalisis pergerakan harga beras di pasar. Kemudian metode ini di bawa dari Jepang dan diperkenalkan oleh Steve Nison sehingga akhirnya menjadi populer di kalangan para pedagang spekulatif, mulai dari saham hingga forex.
Boleh dibilang Profitunity Trading System merupakan kombinasi Western Trading System dan Candlestick Trading System, ditambah dengan indikator-indikator baru ciptaan Bill Williams seperti Alligator, Awesome Oscillator, Fractal, Wiseman dan lain-lain.
Indikator-indikator baru ciptaan Mr. Williams ini dihasilkan dengan memakai super komputer untuk melakukan perhitungan dan riset bertahun-tahun lamanya sebelum dipublikasikan oleh Bill Williams dalam bentuk buku dan workshop.
Hasilnya spektakuler, di samping menjadikan Bill Williams sebagai Tader nomer 2 di dunia, buku-bukunya menjadi best seller dan banyak yang antri untuk mengikuti workshop saham beliau dengan biaya kursus ribuan dollar US.
Mungkin hal ini terdengar berlebihan. Namun begitulah faktanya. Ribuan bahkan mungkin puluhan ribu trader-trader di seluruh dunia menggunakan sistem Chaos Trading ini. Mereka disebut Profitunity Trader.
Kamis, 15 Maret 2012
BAGAIMANA ANDA HARUS MEMILIH PERUSAHAAN BROKERAGE YANG BAIK?
Sebagian rekan-rekan trading saya banyak meminta saran tentang bagaimana memilih perusahaan pialang yang baik?
Maka dengan ini saya berikan beberapa kriteria yang layak anda
perhatikan.
1. Pilihlah perusahaan yang
memiliki aset kantor dengan status kepemilikan properti sendiri. Karena hal itu
menandakan komitmen perusahaan yang tinggi atas eksistensi bisnisnya dalam
jangka panjang. Komitmen yang dimaksud adalah keberpihakan atas kepentingan
nasabah dalam mencari keuntungan yang memadai dan resiko transaksi yang
seminimal mungkin.
2. Carilah penawaran beban
komisi yang rendah setidaknya USD 10 setiap transakasi per lotnya. Komisi yang
rendah akan merupakan pertanda bahwa perusahaan berkomitmen atas kontribusi
memaksimalkan keuntungan nasabahnya dengan beban sekecil-kecilnya.
3. Edukasi nasabah tentang
bisnis yang memadai. Perusahaan pialang yang baik akan berusaha memberikan
pendidikan yang memadai kepada nasabahnya. Sehingga mereka dapat
memanfaatkannya untuk sebesar-besar kepentungan nasabah dalam mengembangkan
nilai investasinya.
4. Dukungan informasi yang
memadai dalam membantu menentukan keputusan transaksi. Sehingga keputusan
transaksi tersebut dihasilkan secara lebih matang.
5. Kemudahan akses transaksi
secara mobile yang memadai. Sehingga software aplikasi bisa diakses tidak hanya
melalui PC atau laptop yang berbasis OS Windows, tetapi juga dari gadget mobile
lainnya seperti Black Berry, Android, Ipad ataupun Iphone. Hal ini diperlukan
agar nasabah dapat memanfaatkan kesempatan emas dalam bertransaksi tanpa
dibatasi ruang dan waktu.
6. Perusahaan yang baik akan
mendorong nasabahnya untuk melakukan transaksi yang mandiri. Hal ini diharapkan
untuk menghindari konflik kepentingan antara marketing dan kepentingan nasabah.
Setiap marketing terutama yang menerapkan sistem volume komisi yang besar akan
mengharapkan transaksi nasabah sebesar-besarnya, tidak peduli transaksi
tersebut menguntungkan atau tidak. Sedangkan kepentingan nasabah adalah meraih
keuntungan sebesar-besarnya dengan transaksi sesedikit mungkin.
Apabila anda menginkan
kriteria diatas maka anda bisa menghubungi saya
Ari Sulistiyono, (0856 330
6547)
Analis market &
Training Head
PT Indosurya Group Surabaya (Divisi
Gold)
PSIKOLOGI TRADING
Apakah yang
membedakan anda bertransaksi di demo account dan di real account?
Jawabnya adalah
psikologi trading. Apabila seseorang meraih sukses yang besar secara manual
(tidak dengan EA) dalam domo account maka hal yang serupa biasanya sangat sulit
terjadi kembali dalam real account. Terutama apabila real account tersebut
trmasuk kategori standard account. Berrikut ini akan diuraikan seputar
klasifikasi psikologi trading:
1. Takut akan loss.
Sehingga tidak berani mengeksekusi transaksi.
2. Panik karena
floating loss yang besar. Sehingga tidak sabar melihat floating trading yang
minus.
3. Nafsu balas dendam
(setelah loss, terutama dengan volume cukup besar).
4. Terburu-buru eksekusi
tanpa perhitungan matang. karena terlalu takut kehilangan momentum pergerakan
harga tanpa sempat berhitung resiko.
5. Serakah (masih
menginginkan volume profit yang besar lagi dari pada rencana awal, sehingga
yang terjadi malah profit menjadi berkurang atau malah loss).
Kesimpulan dan saran:
1. Jangan menaruh
seluruh harta anda ke dalam trading.
2. Gunakan volume
transaksi yang wajar. Sehingga anda bisa bertransaksi dengan nyaman.
3. Perhitungkan rasio
risk and reward, sebelum eksekusi tarnsaksi.
4. Pastikan kondisi
fisik anda dalam keadan baik. Jangan biarkan anda mengambil keputusan saat
tubuh anda mengantuk atau kelelahan sehingga mempengaruhi ketelitian anda dalam
mengambil keputusan.
5. Jangan meaksakan
diri anda bertransaksi apabila anda dikuasai oleh emosi-emosi negatif seperti
marah dan sedih. Sehingga keputusan anda dapat memberikan objetifitas tinggi.
6. Pertimbangkan
untuk mempergunakan EA (Expert Advisor), namum berhati-hatilah dalam memilih
EA. EA yang buruk hanya akan menguras deposit anda.
Rabu, 23 November 2011
Failures Elliots
Failures elliots mengunakan istilah failures(gagal) untuk menjelaskan pola impulse dimana yang secara ekstrim gelombang yang ke 5 gagal melebihi gelombang yang ke 3, sehingga di dalam chart gelombang ke 5 hanya mampu membentuk formasi doble top atau bahkan puncak gelombang ke 5 lebih rendah (dalam market bullish) atau lebih tinggi (dalam market bearish). Jadi antisipasilah selalu dengan manajemen resiko dengan baik dan manfaatkan fasilitas stop loss.
Minggu, 09 Oktober 2011
Bagian pidato legendaris Steve Jobs pada upacara wisuda Stanford tahun 2005
Selama 33 tahun terakhir, saya selalu melihat ke cermin setiap pagi dan bertanya kepada diri sendiri: “Bila ini adalah hari terakhir saya, apakah saya tetap melakukan apa yang akan saya lakukan hari ini?” Bila jawabannya selalu “tidak” dalam beberapa hari berturut-turut, saya tahu saya harus berubah.
Langganan:
Postingan (Atom)